[MOVIE] 47 RONIN



Page copy protected against web site content infringement by Copyscape 


47 RONIN, merupakan film yang ceritanya diambil dari kisah sejarah 47 orang Ronin dari abad 18 di Jepang yang sangat loyal kepada tuannya (Daimyo) bahkan berjuang untuk membalaskan dendam tuannya tersebut. Dibintangi oleh artis-artis ternama seperti Keanu Reeves (Matrix), Hiroyuki Sanada (Last Samurai, Wolverine), Rinko Kikuchi (Pacific Rim), Shibasaki Kou, Akanishi Jin, Tadanobu Asano, dst.

Selanjutnya adalah plot ceritanya (SPOILER ALERT)
Pada abad 18 di Jepang, di mana masih banyak sihir dan siluman (yokai), seorang anak berdarah campuran (Inggris-Jepang) melarikan diri dari hutan kekuasaan Tengu (yokai Jepang menyerupai gagak). Ia ditemukan oleh sekelompok samurai dengan tuannya, Asano Naganori yang merupakan Daimyo dari sebuah wilayah di Jepang bernama Ako. Anak laki-laki ini bernama Kai (Keanu Reeves).
Meskipun mendapat penolakan terutama dari ketua samurai Lord Asano, Oishi (Hiroyuki Sanada), Kai tumbuh menjadi seorang petarung yang handal, serta memiliki hubungan khusus dengan putri Lord Asano, Mika (Kou Shibasaki).

Suatu hari, Shogun Tokugawa Tsunayoshi datang ke Ako serta Lord Kira, penguasa wilayah lain. Akan diadakan pertarungan antarsamurai Lord Asano dan Lord Kira. Pada hari pertandingan, ternyata samurai Lord Asano telah disihir oleh Mizuki (Rinko Kikuchi) yang merupakan yokai dan bergerak sesuai perintah Lord Kira. Hal ini menyebabkan samurai Lord Asano tidak dapat bertanding. Melihat hal tersebut, Kai berinisiatif untuk menggantikannya ke arena pertandingan yang membawanya pada kekalahan dan identitasnya ketahuan bahwa dia bukanlah samurai.

Malamnya, Lord Asano dipengaruhi sihir Mizuki mencoba membunuh Lord Kira. Mengetahui hal ini, Shogun memerintahkan Lord Asano untuk melakukan 'Seppuku' (mengakhiri hidupnya dengan terhormat). Setelah Lord Asano meninggal, Shogun pergi dari Ako dan memberikan kesempatan pada Mika untuk berduka selama setahun sebelum akhirnya ia akan dinikahi oleh Lord Kira. Oishi dan pasukan samurainya kini telah kehilangan masternya, mereka lalu diusir dari Ako dan menjadi RONIN. Oishi dibuang ke pembuangan bawah tanah selama setahun.

Setahun kemudian, Oishi dibebaskan. Ia langsung menemui Chikara (Akanishi Jin) dan meminta anaknya itu untuk mengumpulkan para ronin. Oishi sendiri pergi ke tempat pembuangan budak-budak dan mengajak Kai untuk membantunya membalas dendam Lord Asano dengan membunuh Lord Kira.

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Oishi menekankan pada bawahannya bahwa misi yang mereka lakulan bagaimanapun akan berakhir dengan kematian, tapi semuanya setuju dan mengikuti Oishi. Kendala yang mereka temui adalah kekurangan senjata. Berbagai desa pembuat senjata ternyata telah dikuasai Lord Kira, jadi mereka terpaksa mengikuti saran Kai untuk meminta senjata dari Tengu.

Di hutan Tengu, hanya Kai dan Oishi yang masuk. Mereka diuji untuk mendapatkan senjata Tengu. Lulus dari ujian tersebut, kelompok Ronin tersebut berhasil mendapat banyak pedang. Merekapun memulai serangan pertama yang ternyata telah dibaca oleh Mizuki. Oishi kehilangan banyak orangnya, yang tersisa adalah 47 orang.

Serangan kedua mereka memanfaatkan bantuan dari penampil keliling yang diundang untuk menghibur saat pernikahan Lord Kira dengan Mika. Sebelum serangan, ke-47Ronin tersebut membuat sumpah dengan menuliskan nama mereka yang lalu dicap dengan darah.

Serangan dimulai, semuanya berjalan mulus sampai akhirnya salah satu tentara Lord Kira akan memanah Oishi. Lord Kira dilarikan ke dalam kastil, tapi Oishi berhasil menemukannya. Kai melawan Mizuki dengan hal-hal yang diajarkan oleh Tengu dan berhasil membunuhnya.

Oishi menghentikan keributan dengan muncul sambil membawa kepala Lord Kira. Kemenangan jatuh pada para Ronin dan Mika berhasil diselamatkan.

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Kembali ke Ako, Shogun yang mengetahui hal ini menjatuhkan hukuman pada para Ronin, dengan melakukan Seppuku dan mati terhormat sebagai seorang samurai. Pada hari eksekusi, Shogun menyelamatkan Chikara dengan alasan untuk membiarkan keturunan Oishi tetap hidup. Sedangkan Kai, sebelum hari eksekusi berjanji pada Mika untuk terus mencarinya di kehidupan-kehidupan mereka selanjutya.

TRAILER: Youtube

Review:
Film ini bertemakan sejarah, fantasy, action, dan sangat keren. Mungkin kalau tidak tertarik dengan sejarah atau hal yang berbau Jepang, film ini akan jadi membosankan, tapi dari segi plotnya (seperti biasa, plot cerita Jepang tiada duanya), film ini sangat bagus. Memang ada kesan bahwa beberapa hal dipercepat, tapi semua kunci ceritanya dapat ditampilkan dengan baik.
Beberapa hal yang kurang pas menurut saya di sini adalah adanya Keanu Reeves jadi terkesan hanya supaya film ini bisa masuk Hollywood, karena perannya tidak seberapa (apalagi dibanding Oishi), tapi poster dan iklan di mana-mana memasang wajah Kai sebagai aktor utamanya. Kalau analoginya seperti Doraemon (jika nobita dihilangkan, maka anime Doraemon tidak ada ceritanya), maka film ini berbeda. Kai memang salah satu yang menonjol, tapi karakternya tidak sekuat yang lain.
Yang agak aneh lainnya adalah bentuk Tengu. Entah mungkin karena pernah searching dan selalu menemukan bahwa Tengu itu gagak hitam dengan pakaian samurai membawa tongkat, dsb (Liat di Nurarihyon LOL), jadi bentuk biksu dengan wajah setengah burung agak aneh untuk dilihat.

Overall, segi cerita sangat bagus, karakter, semua pemainnya terkenal dan berpengalaman, tentu mereka dapat membawakan karakter masing-masing dengan sangat baik. Yang saya puji terutama Hiroyuki Sanada-san dan Rinko Kikuchi-san. Oh ya, bagian eksekusi, kalau belum baca cerita asli 47Ronin mungkin dikira Chikara diselamatkan karena yang meranin si Akanishi Jin (mantan boyband Kat-tun, masa dibunuh LOL?). Kesimpulan, menurut saya film ini wajib ditonton, untuk nambah pengetahuan juga. 

47 RONIN Main Casts

Oishi and his men

Before attacking Lord Kira
piccre: 
http://pmcvariety.files.wordpress.com
http://ia.media-imdb.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages