Jenis-jenis Kayu yang Tersedia di Indonesia

1. Jati

  

  jual rumah joglo di Instagram "Rumah joglo polos soko 26x26x420 #wood #Furniture #mebel #kayujati #usedteakwood #teakwood #architecture #rumahkayu #rumahlumbung…"

Kekerasan/berat jenis 630-720 Kgs/M3
Kelembaban 12%
Kelas Awet I, II
Kelas Kuat I, II
Kegunaan: kayu struktur, furnitur
Kelebihan: tahan terhadap jamur, rayap, serangga karena kandungan minyak kayu; warna, serat, dan tekstur kayu yang indah; stabil karena tahan terhadap cuaca dan perubahan suhu;
Kekurangan: harga mahal


2. Merbau

Image result for kayu merbau  

Kekerasan/berat jenis 630-1040 kg/m3
Kelembaban 15%
Kelas Awet I, II
Kelas Kuat I, II
Kegunaan: parket/flooring, furnitur, decking, panel, body instrument musik
Kelebihan: alternatif pembanding kayu jati; tahan terhadap serangga; muai-susut kecil
Kekurangan: terlalu keras sehingga sering mematahkan mata gergaji


3. Meranti

Related image  

Kekerasan/berat jenis 580-770 Kgs/m3
Kelembaban 15%
Kelas Awet II, III, IV
Kelas Kuat II, III, IV
Kegunaan: kayu konstruksi; panel; kusen pintu jendela; papan lantai; geladak jembatan dan perahu; furnitur dan perabot rumah tangga; mainan; peti mati; bahan pembuat kertas.
Kelebihan: Tidak begitu mahal; mudah diawetkan menggunakan campuran minyak diesel dengan kreoso; memiliki berat yang beragam sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Kekurangan: tingkat awet dan keras yang rendah; tekstur tidak terlalu halus; tidak tahan terhadap cuaca sehingga tidak untuk penggunaan outdoor.


4. Albasia/sengon

  

Kekerasan/berat jenis
Kegunaan: bahan baku kertas; kayu lapis; kayu packing; bahan baku stik es krim dan korek api; konstruksi bangunan sementara.
Kelebihan: mudah ditemukan; mudah dibentuk.
Kekurangan: kayu lunak; sulit difinishing karena permukaannya berbulu dan berpori-pori besar; mudah patah.


5. Ulin

  Related image

Image result for kayu ulin  

Kekerasan/berat jenis 1040 kg/m3
Kelas Awet I
Kelas Kuat I
Kegunaan: pondasi rumah panggung; atap; papan lantai; bantalan kereta api; jembatan; tiang listrik; badan kapal.
Kelebihan: sangat kuat dan awet; tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban, air laut; tahan terhadap rayap.


6. Eboni

  Related image

Related image  Related image

Kekerasan/berat jenis 900-1140 kg/m3
Kelas Awet I
Kelas Kuat I
Kegunaan: body instrumen musik; karena harganya yang sangat mahal, kayu ini lebih seperti benda berharga sehingga dibuat menjadi perhiasan, patung, ukiran, dan tongkat.
Kelebihan: warna dan motifnya sangat eksotis, sangat awet dan kuat
Kekurangan: sangat berat sehingga tidak bisa mengapung di air


7. Trembesi

  

  Related image

Kekerasan/berat jenis 600 kg/m3
Kelas Awet IV
Kelas Kuat III
Kegunaan: bahan baku furnitur, ukiran, dan patung pengganti jati; veneer.
Kelebihan: urat kayu yang menawan.
Kekurangan: tidak sekuat jati dan cukup lentur, kepadatan kurang sehingga tidak cocok untuk furnitur outdoor; tidak terlalu tahan terhadap rayap.


8. Bangkirai

Related image  

Related image  Image result for bangkirai

Kekerasan/berat jenis 880-1050 kg/m3
Kelembaban 12%
Kelas Awet I, II, III
Kelas Kuat I, II
Kegunaan: struktur atap, list plank, decking, furnitur outdoor, pergola, konstruksi berat seperti jembatan
Kelebihan: keras, tahan terhadap cuaca, jenis serat kayu dengan ikatan tinggi, tingkat keawetan tinggi
Kekurangan: mahal, tingkat keras dibarengi getas yang tinggi sehingga mudah retak rambut dan pin hole


9. Kamper

  Related image

Related image

Kelas Awet II, III
Kelas Kuat I, II
Kegunaan: panel, pintu, jendela
Kelebihan: mengkilat dan bertekstur halus; tidak getas jadi tidak beretak rambut, harga lebih terjangkau daripada jati atau bangkirai
Kekurangan: cenderung berubah bentuk sehingga tidak disarankan untuk pintu atau jendela yang besar; tidak sekeras bangkirai dan tidak setahan lama jati


10. Sonokeling

      
Related image  Image result for kayu sonokeling


Kekerasan/berat jenis 770-860 kg/m3
Kelembaban 15%
Kelas Awet I
Kelas Kuat II
Kegunaan: dahulu untuk konstruksi bangunan; kusen pintu jendela yang mewah dan kuat; furnitur; body instrumen musik; alat-alat olah raga.
Kelebihan: warna dan motif yang eksotis; keras; tekstur sangat halus; tahan terhadap rayap dan jamur


11. Sungkai

Related image  

  

Kelas Awet II, III
Kelas Kuat II, III
Kegunaan: kayu bangunan; furnitur indoor; perkakas; lantai; papan; kayu untuk seni ukir dan pahat; veneer mewah; kayu ornamental.
Kelebihan: tekstur cukup halus; serat indah berwarna kuning keemasan, pengerjaan mudah
Kekurangan: tekstur kayu kasar dan tidak merata; daya retak tinggi


12. Pinus & Cemara

Image result for kayu pinus  

  

Kekerasan/berat jenis 480-520 kg/m3
Kelembaban 12%
Kelas Awet III
Kelas Kuat III
Kegunaan: furnitur; bahan korek api; kayu peti kemas.
Kelebihan: mudah ditemukan; warna cerah, kayu cemara lebih merah dan pekat sedangkan kayu pinus lebih kuning dan terang; serat halus; tekstur lunak sehingga mudah pengerjaan
Kekurangan: rentan terhadap jamur; kayu cemara memiliki banyak mata; lembek; kepadatan kayu kurang.


13. Kelapa

  Related image

  Related image

  Related image

Kekerasan/berat jenis 400-500 kg/m3
Kelas Kuat II, III
Kegunaan: parket; struktur rumah dan jembatan; furnitur
Kelebihan: mudah ditemukan; ramah lingkungan; serat bagus; tekstur beraneka ragam; murah
Kekurangan: serat tajam; tidak tahan air; jika sudah kering tidak dapat dibentuk, jika masih basah bisa melinting; pemasangan sulit.


14. Mahoni

  

  

Kegunaan: furnitur; kayu ukir; konstruksi bangunan.
Kelebihan: mudah dipotong dan dibentuk seperti dibengkokkan; lebih murah daripada jati dengan kualitas tidak jauh berbeda; serat dan pori-pori halus; tidak mudah retak; pori-pori kecil.
Kekurangan: tingkat keawetan dan ketahanan terhadap rayap rendah.


15. Kayu aren

  Related image

Kegunaan: parket; furnitur; perabot rumah tangga.
Kelebihan: serat kayu mirip kelapa tapi lebih gelap.
Kekurangan: serat yang sangat keras membuat mesin pemotong lebih cepat rusak.


16. Kayu Karet

  

Related image  Related image

  

Kekerasan/berat jenis 435-625 kg/m3
Kelembaban 12%
Kelas Awet III
Kelas Kuat II
Kegunaan: alternatif kayu untuk bahan konstruksi; lantai; furnitur.


17. Akasia

  

Related image  

Kekerasan/berat jenis 750 kg/m3
Kelas Awet II
Kelas Kuat I, II
Kegunaan: konstruksi; furnitur
Kelebihan: muai-susut kecil; daya retak rendah; mudah dikerjakan karena tingkat kekerasan sedang, tekstur kasar, serta serat lurus.
Kekurangan: tekstur kasar


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages