11 Tip Mendekor Ruang Keluarga

Ruang keluarga adalah ruang utama sebuah rumah. Ruang keluarga adalah tempat dimana kamu bisa bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau dirimu sendiri dengan nyaman. Kamu bisa mendekor ruang keluarga mengikuti style yang sedang trend saat ini atau mengikuti yang kamu sukai. Apapun itu, ada sebelas tips and tricks berikut ini yang akan membantumu membuat tampilan ruang keluarga yang keren dan nyaman.


1. Warna Terang dan Gelap


Ketika ruang keluarga menggunakan terlalu banyak warna putih, akan terkesan terlalu bersih seperti rumah sakit. Ketika menggunakan terlalu banyak warna gelap, akan terlihat seperti gua. Coba gabungkan warna terang dan gelap seperti black and white, karena ruang apapun yang menggunakan kolaborasi dua warna itu akan selalu terlihat bagus. Ruangan akan terasa dinamis serta memiliki kedalaman dan keseimbangan.


2. Kontraskan Warna dan Elemen Netral

Selain mengontraskan warna terang dan gelap, kontraskan juga berbagai warna dan elemen netral yang akan membuat tampilan ruang keluarga yang kaya dan welcoming. Contohnya seperti ruang keluarga di atas, campuran antara dinding putih, kulit pelapis sofa berwarna karamel, aksesoris kuningan, sofa abu-abu, dan kabinet berwarna abu-abu-biru. Semuanya saling mengontraskan tapi malah bisa menonjolkan keindahannya masing-masing. Palet warna tampilan ruang keluarga ini sudah terlihat kaya bahkan sebelum ditambah elemen kunci seperti motif dan tekstur lainnya.


3. Tekstur


Kita sering mengabaikan elemen tekstur karena ia tidak terlalu 'terlihat' kecuali disentuh. Tapi penting untuk membuat ruang keluarga yang nyaman, maka tambahkan aksesoris bertekstur yang menambah rasa nyaman itu ketika disentuh seperti karpet dan bantal-bantal. Gunakan kombinasi tekstur yang kontras seperti beludru, katun, wool yang lembut dengan kulit, kaca, metal, atau batu yang kaku. 


4. Material Kayu


Kita tidak bisa melupakan kayu jika bicara tentang tekstur. Kayu adalah salah satu material yang secara pasti akan mendatangkan kesan hangat dan welcoming pada tampilan ruang keluarga. Kamu bisa menggunakan material kayu pada panel dinding, meja, bangku atau stool, pigura lukisan, kaki-kaki sofa, dan masih banyak lagi.


5. Kain Pelapis Sofa yang Berbeda-beda


Biasanya toko furnitur akan menawarkan satu set sofa dan stool dengan kain pelapis yang sama. Kamu bisa menggunakan itu jika ingin tampilan yang formal, dewasa, dan teratur. Tapi kalau kamu ingin tampilan yang lebih rileks dan leluasa, kamu bisa menggunakan sofa dengan pelapis yang berbeda-beda. Kamu bisa membedakan warnanya atau bahkan motif dan teksturnya. Cara teraman untuk bermain-main dalam hal ini adalah menggunakan sofa berkain dengan kursi kulit atau sebaliknya. Selain memberi kesan keragaman juga memberi kebebasan kepada anggota keluarga untuk memilih kursi yang paling nyaman untuknya.


6. Kain Pelapis Sofa yang Praktis

Ngomong-ngomong tentang kain pelapis sofa, selain kenyamanan kamu juga harus memikirkan keawetannya. Hal ini tergantung siapa saja (dan apa saja) yang ada di rumahmu. Kalau kamu memiliki anak-anak atau hewan peliharaan rumahmu pasti cepat kotor dan berantakan. Gunakan kain berwarna tengah-tengah untuk jalan termudah, karena kain yang berwarna terlalu terang atau gelap akan mudah memperlihatkan noda kotor atau bulu hewan yang rontok. 

Material kulit sebenarnya bagus karena ia mudah dibersihkan dari tumpahan air, tapi lebih beresiko tergores-gores jadi pilihan buruk untukmu yang memiliki hewan peliharaan.

Pertimbangkan material yang merupakan campuran dari bahan alami dan sintetis karena mereka memiliki keunggulan dari keduanya. Kalau bisa, cobalah untuk memelarkan kain yang dipakai untuk penutup sofamu. Kain yang rapat serat atau benangnya akan lebih bagus karena tidak akan memiliki ruang terbuka untuk kotoran tinggal.


7. Warna


Kamu bisa membuat tampilan ruang yang cantik hanya dengan warna netral, tapi dengan menambahkan warna yang cerah akan memberi tampilan rileks dan mengundang. Contohnya seperti warna biru. Ia mudah dipadukan dengan elemen hangat seperti warna nude, tan, tekstur kulit, dan kayu. Biru yang sangat muda juga masih bisa dianggap cukup netral untuk dipadukan dengan warna cerah lain di masa depan.


8. Karpet Bermotif

Dengan menambahkan karpet sudah meningkatkan nilai tampilan sendiri karena kamu sudah menyentuh 'dinding kelima' yang akan menjadi layer bawah ruangan. Karpet dapat menjadi jangkar dari sofa-sofamu, dan dengan menggunakan karpet bemotif, akan menambah kesan welcoming dan sense of life. 


9. Meja dan Bangku yang Bisa Dipindah-pindah

Meja yang ringan, bangku, stool, ottoman yang mudah dipindah-pindahkan akan menambah kenyamanan ruang keluarga karena memberi kebebasan dimana kamu mau meletakkan kakimu, nampan minumanmu, atau ekstra tempat duduk untuk tamu.


10. Pertimbangkan Jarak Berbicara

Terdapat standar jarak yang nyaman untuk orang duduk dan berbincang-bincang. Tata sofa atau kursi ruang keluargamu dengan maksimal jarak antar orang yang duduk tidak lebih dari 2,5 meter.


11. Bermain-mainlah

Ruang keluarga adalah ruangan yang lebih baik tidak terlalu teratur dan formal. Kamu bisa menunjukkannya lewat dinding galeri foto keluargamu, mix and match bantal-bantal sofa, keranjang penyimpanan terbuka, dan furnitur unik seperti teepee tent anak-anak di ruang keluarga atas ini. Dengan menata ruang keluarga yang terlalu rapi akan membuat sedikit kekacauan merusak tampilan. Dengan menata ruang keluarga yang lebih bebas akan membuat mainan anak yang terserak di lantai atau selimut tidak terlipat masih terlihat bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages